Blogger pemula

Banjir di kota bima



Banjir Bandang di Bima NTB, Ribuan Rumah Terendam
Perubahan iklim dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan berbagai bencana alam yang berkepanjangan. Letak geografis Indonesia yang berada pada ekuator menjadikan Indonesia rawan bencana hidrometeorologis. Hujan deras yang mengguyur wilayah Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 21 Desember 2016 mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir.
Kondisi topografi wilayah Kota Bima sebagian besar merupakan perbukitan dan pesisir (Teluk Bima). Pegunungan dan perbukitan membentang di bagian selatan dan utara, meliputi Kecamatan Rasane Timur dan Rasane Barat. Sedangkan dibagian barat yang meliputi sebagian kecamatan Raba merupakan dataran alluvial pantai. Kondisi hidrologi permukaan ditentukan oleh sungai-sungai yang ada pada umumnya berdebit kecil oleh karena sempitnya wilayah tangkapan hujan dan sistem sungainya. Hal inilah yang menyebabkan Kota Bima rawan akan Banjir Bandang dan Banjir Sungai. Terdapat 2 sungai besar yang mengalir di Kota Bima, yaitu Sori Nae dan Sori Lelamase.

Kota Bima merupakan daerah yang relatif kering. Hal ini selaras dengan data curah hujan dari Stasiun Klimatologi Kediri – BMKG Nusa Tenggara Barat. Sepanjang tahun curah hujan hanya berkisar 0 – 150 mm. Pada periode Juli dasarian 3 hingga september dasarian 2, sebagian besar Bima hanya memiliki curah hujan 0 – 50 mm, Puncak curah hujan terjadi pada akhir bulan Desember hingga akhir Januari. Hampir seluruh Dompu hujan dengan intensitas 0 - 150 mm.


0 komentar:

Posting Komentar

Bupati laungching pilkades serentak2018 di kabupaten bima

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melaluibBupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) melakukan launching pelaksanaan ...

Write here, about you and your blog.
 
Copyright 2009 jarvis-fisipol028.blogspot.com All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates